Apa yang harus dilakukan jika pasangan tidak menyadari perhatian Anda?
Bahasa cinta tidak pernah tidak kompatibel. Setiap pasangan bisa membangun hubungan kuat jika keduanya mau belajar bahasa satu sama lain. Tapi beberapa kombinasi membutuhkan lebih banyak usaha dari yang lain. Mari kita lihat bagaimana bahasa Tindakan Pelayanan berpadanan dengan masing-masing dari empat bahasa lainnya.
Tantangan
Ketegangan klasik: satu mencuci piring dan mengharapkan rasa terima kasih, yang lain berkata 'aku cinta kamu' dan tidak mengerti mengapa itu tidak cukup. Orang dengan bahasa Pelayanan mungkin menganggap kata-kata sebagai janji kosong sementara pasangan dengan Kata-kata merasa pengakuannya diremehkan.
Saran
Orang dengan bahasa Kata-kata perlu mendukung ucapan dengan tindakan: setelah 'aku cinta kamu' lakukan sesuatu yang konkret. Dan pasangan dengan Pelayanan perlu belajar berterima kasih dengan lantang atas perbuatan - ini menghidupi bahasa Kata-kata.
Tantangan
Pasangan ini lebih mudah menemukan keseimbangan. Orang dengan Waktu ingin bersama sementara dengan Pelayanan ingin melakukan sesuatu yang berguna. Kesulitan muncul ketika orang Pelayanan terus-menerus sibuk dengan tugas alih-alih duduk dan berbicara.
Saran
Gabungkan kedua bahasa: lakukan hal-hal BERSAMA. Masak makan malam berdua, bersihkan apartemen dengan musik, pergi belanja seperti kencan. Jadi keduanya mendapatkan yang dibutuhkan.
Tantangan
Orang Hadiah memberikan sesuatu yang indah dan mengharapkan antusiasme sementara orang Pelayanan berpikir: lebih baik perbaiki keran daripada bunga ini. Keduanya merasa usaha mereka tidak dihargai karena berbicara dalam bahasa berbeda.
Saran
Orang Hadiah sebaiknya kadang memberikan hadiah praktis: voucher kebersihan, alat hobi, langganan pengiriman makanan. Dan orang Pelayanan perlu memahami bahwa hadiah juga bentuk perhatian hanya dalam kemasan berbeda.
Tantangan
Kombinasi bagus: satu merawat melalui tindakan yang lain mengekspresikan kedekatan melalui sentuhan. Masalah muncul ketika orang Pelayanan begitu sibuk sehingga lupa berhenti dan memeluk atau ketika orang Sentuhan menginginkan pelukan bukan solusi.
Saran
Tambahkan kontak fisik ke pelayanan: peluk sebelum mencuci piring, cium setelah memperbaiki sesuatu. Satukan bahasa dalam satu gerakan perhatian.
Aturan universal untuk pasangan dengan bahasa Pelayanan
Metode penerjemah
Ketika pasangan melakukan sesuatu dalam BAHASA-nya (pujian, hadiah, pelukan), terjemahkan dalam pikiran: dia sedang mengatakan 'aku cinta kamu' dalam bahasanya. Ini membantu untuk tidak meremehkan usahanya.
Ritual perhatian harian
Sepakati ritual kecil harian: masing-masing melakukan satu hal kecil untuk yang lain. Kopi pagi, tempat tidur yang rapi, catatan di tas. 30 detik per hari mengubah suhu hubungan.
Frasa jembatan
Gunakan frasa yang menghubungkan kedua bahasa: 'Aku memasak karena ingin kamu istirahat' (Pelayanan + Kata-kata). 'Ayo rakit lemari bersama' (Pelayanan + Waktu). Sebutkan tindakanmu dengan lantang.
Ketika keduanya berbicara bahasa Pelayanan
Keuntungan
- Kehidupan rumah ideal: keduanya melihat apa yang perlu dilakukan dan melakukannya tanpa diminta
- Rasa hormat mendalam: masing-masing melihat dan menghargai kerja yang lain
- Tim kuat dalam krisis: bersama mengatasi kesulitan apapun
Risiko
- Risiko menghitung poin: siapa yang berbuat lebih banyak siapa yang menang hari ini
- Bisa melupakan romantisme dan mereduksi hubungan menjadi kemitraan efisien
- Keduanya lelah dan kelelahan bersamaan karena tidak ada yang tahu cara beristirahat
Pasangan di mana keduanya berbicara Pelayanan berisiko mengubah hubungan menjadi proyek kerja. Secara rutin adakan malam di mana TIDAK ADA yang melakukan apapun: cukup duduk, tonton film, bicara. Perhatian bukan hanya melakukan hal-hal tapi juga mampu berhenti bersama dan sekedar ada.
Periksa pasangan Anda
Ingin mengetahui bahasa cinta pasangan dan milik Anda? Ikuti tes bersama dan bandingkan hasilnya.
Ikuti tes bersama →